Thirty Minutes to Midnight

04Jun08

Thirty Minutes to Midnight
“I waste my time, while it’s rolling on”

Hah, perasaan pernah denger judul yg rada-rada mirip sama ini. Tapi biarlah, entry ini memang ditulis pada tanggal 2 Juni 2008 tepat 30 menit sebelum jam 12 malam. Lah, memang kenapa? Ya, gapapa sih. Tapi tepat pukul dua belas ini / jam 0 tanggal 3 Juni cinderella harus pulang diriku menurut kalender masehi resmi berusia ** tahun (sensor).

Ya, yang bertambah usianya adalah diriku! Diriku yang sebenarnya, yang nyata! Bukan makhluk kasat mata bernama Strife Leonhart itu.

(Perhatian, yang nulis ini adalah sosok asli dari Strife Leonhart)

Ngomong-ngomong soal Strife Leonhart aku lupa kapan dia lahir, sekitar 4 tahun yang lalu kalo gak salah. Lahirnya di lab komputer sekolah SMP, waktu main Age of Empires. Berarti yang namanya Strife Leonhart itu masih bocah ingusan yah? (Mulai sekarang kusingkat StrLeo aja)

Kepribadian StrLeo cuma ‘muncul ke permukaan’ setiap aku menyentuh komputer, apalagi bila terhubung ke internet. Jangan salah, kepribadian yang satu ini bacot abis dan bertolak belakang dengan sifat asliku. Tapi kadang-kadang ada juga persamaan sifat antara diriku dan dirinya.

Tapi baru-baru ini ada sosok lain yang muncul pada diriku, belum jelas siapa namanya. Yang ini sedikit religius. Munculnya tiap komat-kamit di forum MyQuran, multiply dan situs-situs serupa.

(Oke, sekarang dua kepribadian itu telah melebur. Anggap saja keduanya adalah orang yg sama)

*brrrt* (HP bergetar)

Oh, makasih buat Aisya & Fairuz atas ucapannya. Sengaja nungguin tengah malam nih?

*ditimpuk SMS*

*SMS dibalas, kembali ke pokok pembicaraan*

Ehm, kelamaan ngetiknya, sekarang udah jam 12 lewat. Dan diriku belum tidur juga.

*Ketiduran tegak di depan komputer, sambil dengar lagu-lagu underground nan berisik*

Eh sory, tadi ketiduran sebentar. Entry akan dilanjutkan setelah minum capuccino dan makan mie instan.

*Kraus…kraus.ss.. Sluuurppp*

Hmmm… Udah, gw udah kekenyangan nih. Gak jadi rencana gw begadang. Entry ditutup sampai sini. Bubye… Happy B’Day to Myself !!!

Eh, tunggu dulu. Naluri bacot nan kritis gw bangkit lagi. Kenapa ucapan “happy birthday” di’Endonesiakan jadi “Selamat Ulang Tahun”?

Lebih tepat disebut “Selamat Hari Lahir” kan? Ulang tahun? Tahun apanya yang diulang? Mengulang tanggal kelahiran? Gak tepat! Kenapa gak disebut “Ulang Tanggal Kelahiran” kalau begitu? Atau “Ulang Tanggal Bulan Kelahiran”?

Tahun gak pernah berulang, tanggal yang berulang!

Udah! Capek ah. Entry ini resmi ditutup. Selamat ulang tanggal-bulan lahir untuk diriku!



3 Responses to “Thirty Minutes to Midnight”

  1. Saya agak telat sih, tapi
    makan-makan!™:mrgreen:

    Kenapa ucapan “happy birthday” di’Endonesiakan jadi “Selamat Ulang Tahun”?

    Kalau secara literalnya bisa juga berarti “Bahagia Hari Lahir”:mrgreen:

  2. Ya elah, kirain apaan, “Thirty Minutes to Midnight”.
    Ga taunya malah ketiduran, udahan deh…

  3. 3 !nov

    hehe,,
    met “ulang tahun”😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: