(Aku) Ditolong penguin

19Sep08

Saat hari pertama kuliah yang pertama saya pikirkan adalah bagaimana caranya menikmati akses wireless gratis yang ditawarkan kampus. Maklum anak perantauan harus bisa ngirit biaya terutama bagi maniak internet kayak saya ini. Setelah tanya sana-sini sama kakak angkatan ternyata prosesnya gampang. Tinggal datang ke ruang Jurusan dan minta passwordnya dengan menunjukkan KTM. Ternyata segampang itu ya?

Setelah mantap akhirnya saya bawa juga LUNAR ke kampus. Gak bakal disangka sombong di sini, yang lain juga banyak yang bawa kok. Tapi ternyata… tiap nyalain tombol wireless, Vista nya gantung diri(baca: hang) !! Omaigat! Dan itu terjadi berulang-ulang tiap kali nyalain tombol wireless yang terletak di bagian depan laptop.


* Putus asa *

Teringat lagi dengan si Pingu (minjem istilahnya mbak PusHm0v) terutama yang Ubuntu. Soalnya sepengetahuan saya harga dan biaya kirimnya gratis diantar sampai ke rumah. Tapi masa saya nunggu sebulan hanya untuk itu?

Setelah coba-coba main di forum Klasiber (Situs E-Learningnya anak TI UII) ternyata FTI UII sudah menyediakan donlot lokal Ubuntu plus repository lokal! Malah dengar-dengar kalau minta ke ruang jurusan bisa dikasih gratis, tapi (katanya) juga beresiko malah berhadapan dengan oknum asslab yang (katanya lagi) ‘kurang murah hati’. Tapi gimana mau donlot lokal kalau wirelessnya aja gak bisa dipakai.

Entah bagaimana awalnya saya ngobrol tentang masalah ini sama salah satu teman (sebut saja Ana) sehabis kuliah sambil duduk-duduk. Tiba-tiba dia bilang,

“Eh, aku baru aja donlot Ubuntu dari FTI, cepet kok. Kamu mau?”

“Beneran? Kamu bawa laptop? Minta donk, kopi’in ke flashdiskku ya”

“Oke bos”

Terus dia mengeluarkan sesuatu yang bikin mataku berbinar-binar, Apple Macbook putih mulus yang pesonanya memang aduhai:mrgreen:

“Lho, kamu kan pake Mac, buat apa donlot Ubuntu?”

“Ini Mac for PC. Saya malah udah install Windows di sini, rencananya mau ditambah Linux” (Bener gak Mac for PC ya? Pokoknya komputer Mac yang pake prosesor Intel)

* Mati kutu, kalah telak, skak mat *

Setelah dikopi ke flashdisk dan ditransfer ke LUNAR, saya buru-buru beli CD blank buat ngeburn ISO yang baru dikopi. Ketika beli CD inilah terjadi sebuah insiden menggemparkan di tempat kost saya (nanti saya ceritakan di posting selanjutnya)

Masalah selanjutnya adalah saya tidak punya program buat ngeburn file iso. Solusinya: ke warnet buat donlot program kecil, yang penting bisa ngebakar CD.

* CD di-burn *

Eh, ternyata Ubuntu 8.04 bisa diinstall dari windows dengan membuat virtual partition plus bisa diboot dengan menambah entri Ubuntu di bootloader vista. Bahkan bisa diinstall di partisi yang ada tanpa mengganguu data yang sudah ada duluan. Ini solusi buat coba-coba sebelum melakukan instalasi sungguhan di partisi tersendiri, meskipun gak bisa hibernate (fungsi penting buat laptop) dan performanya tidak maksimal.

* Instalasi selesai *

* Coba booting Ubuntu *

Wuiihhh… muantep… Gak perlu instal driver macam-macam semua hardware bisa dikenali dengan baik. Wireless juga, tapi berhubung tidak ada hotspot dekat kost, saya cuman main-main dengan bluetooth. Semuanya lancar tanpa ada hambatan.

Akhirnya kuinstall juga secara permanen Kubuntu 8.04 Hardy Heron untuk LUNAR. Resmi juga saya jadi pemakai Linux.

Mohon bimbingannya.. ^^



2 Responses to “(Aku) Ditolong penguin”

  1. Selamat menggauli si Pinguin bos!
    Hahaha😀
    BTW itu mac nya temenmu kok dipasang windows n linux ya?
    *binun*

  2. 2 fantasyforever

    Wah.. Ini sebabnya tow ditolongin penguin? Hehehe. Nice penguin. Two thumbs 4 it.:mrgreen:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: